ANAK-ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPAN DALAM KELUARGANYA

(BY DOROTHY LAW NOTLE)
Jika anak hidup dalam suasana penuh kritik, ia akan belajar untuk menyalahkan.
Jika anak hidup dalam permusuhan, ia akan belajar berkelahi.
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia akan belajar untuk gelisah.
Jika anak hidup dalam belas kasihan diri, ia akan belajar untuk mudah memaafkan dirinya sendiri.Jika anak hidup dalam ejekan, ia akan belajar untuk merasa malu.
Jika anak hidup dalam kecemburuan, ia akan belajar untuk iri hati.
Jika anak hidup dalam rasa malu, ia akan belajar untuk rasa bersalah.
Jika anak hidup dalam semangat dan jiwa besar, ia akan belajar untuk percaya diriJika anak hidup dalam suasana saling menghargai orang lain, ia akan belajar untuk setia dan sabar.
Jika anak hidupnya diterima adanya, ia akan belajar untuk mencintainya.
Jika anak hidup dalam suasana rukun, ia akan belajar untuk mencintai dirinya sendiri.
Jika anak hidupnya dimengerti, ia akan belajar bahwa sangat baik untuk mempunyai cita-cita.Jika anak hidup dalam suasana adil, ia akan belajar kemurahan hati.
Jika anak hidup dalam kejujuran dan sportivitas, ia akan belajar tentang kebenaran dan keadilan.
Jika anak hidup dalam rasa aman, ia akan belajar untuk percaya kepada dirinya dan kepada orang lain.
Jika anak hidup dalam suasana penuh persahabatan, ia akan belajar bahwa dunia ini merupakan suatu tempat yang indah untuk hidup.
Jika kamu dalam ketenteraman, anak-anakmu akan hidup dalam ketenangan batin.

diambil dari tulisan: Rr. martiningsih

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: